34 Pemda di Sumatera Utara terima penilaian Opini pelayanan publik dari Ombudsman RI

- Kamis, 26 Januari 2023 | 16:17 WIB
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menerima penghargaan dari Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar dan anggota Ombudsman RI. (RIjam Kamal Siahaan/MEDAN INSIDER )
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menerima penghargaan dari Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar dan anggota Ombudsman RI. (RIjam Kamal Siahaan/MEDAN INSIDER )

MEDAN INSIDER-Sebanyak 34 Pemerintah Daerah (Pemda) di Sumatera Utara menerima penilaian Opini Pengawasan Pelayanan Publik berdasarkan hasil survei penilaian Ombudsman RI tahun 2022.

Dari 34 Pemda itu, 16 di antaranya mendapatkan Piagam Penghargaan Predikat Kepatuhan Standard Pelayanan Publik tahun 2022 atau Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI karena berhasil meraih predikat Zona Hijau pelayanan publik.

Acara penyerahan penilaian yang digelar di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Jalan Sei Besitang Nomor 3 Kelurahan Sei Sikambing D, Kecamatan Medan Petisah seperti dihimpun MEDAN INSIDER pada hari Kamis 26 Januari 2023.

Baca Juga: Hari ini mendadak Jhon LBF tunjukin gaya arogannya, bos idaman itu berani pecat karyawan di depan banyak orang

Penyerahan hasil survei kepatuhan tersebut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Kemudian sejumlah bupati/walikota, sekrestaris daerah dan perwakilan kabupaten/kota untuk menerima hasil penilaian.

*Terjadi peningkatan 100 persen*

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara, Abyadi Siregar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa terjadi peningkatan hingga 100 persen kepatuhan standard pelayanan publik pada Pemda-pemda di Sumut.

Baca Juga: Tolak bantuan Jhon LBF, Sultan Akhyar sang konten viral mandi lumpur lebih meminta kepada pria tajir ini

Hal itu berdasar Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik tahun 2022 yang dilakukan oleh Ombudsman RI.

"Kita bersyukur di tahun 2022 ada peningkatan dalam pelayanan publik. Jika tahun 2021 hanya 8 Pemda yang memperoleh Zona Hijau, tahun 2022 sudah ada 16 Pemda," ujar Abyadi Siregar.

Yang berada di Zona Kuning, lanjut dijelaskan Abyadi Siregar, juga berkurang dari sebelumnya 18 menjadi 13 Pemda.

Baca Juga: Insiden kapal tenggelam di Jepang mengakibatkan 8 orang hilang

"Demikian juga yang berada di Zona Merah berkurang dari 8 menjadi tinggal 5 Pemda. Dan kita berharap semua Pemda terus meningkatkan pelayanan publiknya, sehingga dalam penilaian tahun ini, tak ada lagi yang berada di Zona Merah," jelas Abyadi Siregar.

Halaman:

Editor: Bayu Sahputra

Sumber: Liputan MEDAN INSIDER

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X